Dosen S3 Ilmu Pendidikan UNESA Terapkan Hasil Penelitian dalam Pengabdian Masyarakat Berbasis Inovasi dan Teknologi
Surabaya, 2025 — Program Studi S3 Ilmu Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan riset dan pengabdian kepada masyarakat (PkM) sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Berbagai kegiatan PkM yang dilakukan dosen S3 Ilmu Pendidikan dalam tiga tahun terakhir menjadi bukti konkret bahwa hasil penelitian tidak berhenti di ruang akademik, tetapi diimplementasikan secara nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Kegiatan PkM yang dilaksanakan dosen-dosen S3 Ilmu Pendidikan berfokus pada tiga aspek utama: pemanfaatan hasil penelitian untuk pengembangan praktik pendidikan, pendayagunaan teknologi pembelajaran, serta pengembangan model pemberdayaan masyarakat berbasis riset. Salah satu kegiatan unggulan adalah Diseminasi MBSA-CR8+VRex Berbasis Exergame di Kuala Lumpur, yang dipimpin oleh Dr. Mochamad Nursalim. Melalui inovasi teknologi Virtual Reality (VR) berbasis konseling digital, kegiatan ini membantu sekolah-sekolah di Malaysia mengembangkan program pembelajaran berbasis resiliensi dan kesehatan mental siswa. Kegiatan ini merupakan wujud nyata internasionalisasi riset dan kolaborasi antarnegara dalam bidang pendidikan.
Selain itu, Dr. Andi Kristanto mengembangkan Workshop Media Pembelajaran Digital Interaktif bagi tutor PKBM di Gresik. Program ini memanfaatkan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang berorientasi pada pengembangan produk dan praktik langsung. Sementara itu, Prof. Dr. Gunarti Dwi Lestari berfokus pada pelatihan literasi digital bagi guru pendidikan nonformal sebagai langkah memperkuat kompetensi pedagogik di era transformasi digital. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari roadmap penelitian prodi dalam bidang Digital Literacy and Pedagogical Innovation.
Tak kalah penting, kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat juga mendapatkan perhatian besar. Dr. Sjafiatul Mardliyah dan Dr. Widodo sukses melaksanakan program Pemberdayaan Perempuan Melalui Wirausaha Edukatif di Desa Kemiren, Banyuwangi. Dengan pendekatan Community-Based Research (CBR) dan Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok perempuan hingga 35 persen, serta menghasilkan produk dan modul pelatihan Edupreneurship. Program ini menjadi contoh sinergi antara riset sosial, pendidikan, dan penguatan ekonomi lokal.
Di sisi lain, Dr. Heryanto Susilo melalui kegiatan Program Desa Belajar Berkelanjutan (Sustainable Learning Village) menerapkan model Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk membangun sistem pendidikan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan. Model ini kini telah diadopsi oleh beberapa desa binaan di wilayah Surabaya dan Gresik sebagai bentuk pendidikan berbasis komunitas.
Beragam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan PkM oleh dosen S3 Ilmu Pendidikan UNESA tidak hanya memenuhi aspek tri dharma perguruan tinggi, tetapi juga berperan aktif dalam pemanfaatan, pendayagunaan, dan pengembangan IPTEK untuk kesejahteraan masyarakat. Integrasi riset dan pengabdian ini sejalan dengan peta jalan penelitian dan pengembangan keilmuan program studi yang berorientasi pada Sustainable Education, Digital Transformation, dan Social Empowerment. Dengan capaian ini, Program Studi S3 Ilmu Pendidikan FIP UNESA semakin memperkuat posisinya sebagai pusat unggulan dalam pengembangan ilmu pendidikan berbasis riset dan kemanfaatan publik.